Langkah-langkah Menamam Jagung dari Bibitnya di Pekarangan Rumah

Jagung adalah salah satu tanaman biji-bijian yang dapat dijadikan bahan pangan pengganti nasi. Jagung juga bisa dijadikan berbagai bahan olahan makanan seperti tepung maizena, minyak jagung, keripik dan lain-lain.
Memiliki persediaan sayuran atau bahan pangan sendiri merupakan hal yang menguntungkan. Selain menghemat pengeluaran juga lebih sehat. Akan tetapi masih banyak orang yang salah kaprah dalam menanam jagung. Berikut cara menaman jagung yang dapat dilakukan agar hasil panennya melimpah.

Langkah-langkah Menanam Jagung dari Bibitnya di Pekarangan Rumah

Bagi anda yang pernah menanam jagung di pekarangan rumah namun hasilnya mengecewakan maka mungkin prosedur yang anda lakukan salah. Dalam berkebun memang harus dimulai dari pengetahuan dan kerja keras maksimal untuk mendapatkan hasil yang maksimal pula. Maka simaklah langkah dalam menanam tanaman jagung berikut:

⦁ Pemilihan Benih Jagung

Dalam berkebun tentunya pemilihan benih sangat diperhatikan. Anda dapat berkunjung ke toko bibit jagung untuk mendapatkannya. Selain langsung ke tokonya anda juga bisa memasan online. Pilihlah bibit yang unggul karena bibit juga mempengaruhi proses dan hasil panen nantinya.

⦁ Pemilihan Iklim

Umumnya jagung dapat tumbuh dalam berbagai kondisi lingkungan tetapi tidak maksimal. Jika anda ingin menginginkan hasil yang maksimal maka perlu memperhatikan kondisi iklim.

Waktu yang tepat biasanya pada iklim subtropis karena jagung harus terkena sinar matahari langsung minimal 8 jam sehari. Tujuan dari pemilihan iklim subropis ini agar pertumbuhan jagung tidak terhambat dan membantu menyempurnakan pembentukan biji.tanaman jagung

⦁ Mempersiapkan Pekarangan

Selain bibit faktor penting lainnya adalah lahan pekarangan. Pastikan tanah yang akan ditanami jagung subur dan tidak tandus. Selain itu perhatikan juga ketersediaan air di lahan tersebut. hal-hal tersebut mempengaruhi pertumbuhan jagung yang akan ditanam.

⦁ Tanam Jagung

Setelah melalui tahapan-tahapan sebelumnya, selanjutna anda bisa menanam jagung di lahan yang sudah disiapkan. Tanam bibit dengan jarak antar bibit 100 cm X 40 cm dan kedalaman sekitar 5-10 cm. Terakhir masukan dua bibit disetiap lubang.

⦁ Pupuk Tanaman Jagung

Pertama anda bisa memberikan tanaman pupuk organik. Seperti pupuk dari kompos, pupuk kandang dan pupur organik sejenisnya. Berikan pupuk organik ini setiap 10 hari sekali. Selanjutnya pemberian pupuk kimia pada jagung diumur 10, 21, dan 50 hari.

⦁ Perawatan Tanaman Jagung

Pemeliharan tanaman jagung biasanya dimulai dari proses penjarangan dan penyulmaan. Ketika menanam dua bibit disetiap lubang maka nantinya akan tumbuh lebih dari satu tanaman maka harus dilakukan proses penjarangan. Kemudian penyulmaan dilakukan jika tanaman jagung ada yang mati.

Kedua, melakukan proses penyiangan atau pembersihan dari hama atau tanaman pengganggu lain seperti rumput. Selanjutnya ada proses pembumbunan yang dilakukan secara bersamaan dengan penyiangan. Tujuannya untuk memperkuat akar dan mempercepat pertumbuhan.

⦁ Panen Jagung

Sebelum panen anda harus mengetahui mana jagung yang sudah siap untuk dipanen. Umumnya jagung siap dipanen ketika berumur 100-110 hari. Kulit bongkotnya sudah coklat dan rambutnya telah kering. Tekstur bijinya keras tidak hancur ketika ditekan dengan kuku.

⦁ Pasca Panen

Setelah memanen jagung, selanjutnya hasil panen tersebut harus dikeringkan. Anda dapat mengeringkannya dengan menjemurnya langsung. Perlu diperhatikan juga, sebaiknya pengeringan jagung tidak dilakukan pada musim hujan karena jagung bisa diserang jamur dan akan terjadi kerusakan. Serangan jagung dapat membuat kerusakan hingga 50%. Maka anda harus benar-benar memperhatikan proses pengeringan ini.

Demikianlah langkah-langkah menanam jagung dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Cobalah untuk mempraktekkannya bersama anggota keluarga untuk mengisi akhir pekan Anda dan semoga berhasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *